- Wabup MBD Minta Penjabat Kades Prioritaskan Kesejahteraan dan Transparansi
- Wisuda Unpatti di MBD Perkuat Komitmen Pembangunan SDM Daerah
- TMMD ke-128 Jadi Motor Pembangunan di Wilayah Terpencil MBD
- Sosialisasi Kepmen KP 89/2025, Kawasan Konservasi Wetar Barat Diperkuat
- Menuju Sang Saka Merah Putih, 88 Siswa MBD ikuti Seleksi Paskibraka 2026
- Bupati MBD Harap Usulan Daerah Terakomodasi dalam Musrenbang RKPD 2026
- Pemkab MBD dan Loka POM Perkuat Keamanan Pangan melalui Rapat Lintas Sektor
- Panen Perdana Padi Ladang di Desa Naumatang, Dorong Wetar Utara Jadi Lumbung Pangan MBD
- Bupati MBD Tekankan Dukungan Penuh OPD pada Pemeriksaan BPK RI
- Bupati MBD Hadiri Jalan Salib Jemaat GPM Tiakur, Tegaskan Penguatan Nilai Iman dan Toleransi
Bupati Noach : Pancasila Pondasi Menuju Indonesia Makmur
Keterangan Gambar : Sumber : Humas
Tiakur, InfoPublik – Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach, S.T menghadiri Sarasehan Kebangsaan, di Gedung Nusantara IV Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Sarasehan Kebangsaan yang mengusung tema "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya" diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan MPR RI.
Baca Lainnya :
- Harkitnas 2025, Pempus Jalankan Program Sentuh Rakyat0
- Pemerintah Dorong Pembentukan Koperasi Merah Putih di MBD0
- Pantau Tes PPPK, Wabup MBD Minta Peserta Tidak Mengundurkan Diri0
- Siap Gelar Seleksi PPPK, Pemkab MBD Imbau Peserta Tepat Waktu0
- Lepas Jemaah Calon Haji, Wabup MBD Ingatkan Jaga Kesehatan0
Kegiatan Sarasehan Kebangsaan ini dibuka secara resmi oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan dihadiri oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Para Narasumber, Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur, Forkopimda Provinsi, Walikota dan Bupati seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani mengatakan bahwa perubahan geopolitik dunia merupakan tantangan sekaligus peluang yang harus ditangkap.
“Untuk menangkap peluang tersebut, Pancasila harus tetap dinyalakan. Menurutnya Keragaman Indonesia, baik suku, budaya dan agama, merupakan suatu yang rentan apabila Pancasila tidak benar-benar menjadi pegangan dalam kehidupan beragama dan berbangsa,” ujarnya.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam laporannya menyampaikan, bahwa sarasehan kebangsaan bertujuan sebagai wahana dialog lintas sektor, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah-tengah perubahan geopolitik dunia.
"Sarasehan ini diharapkan mampu memperkokoh ketahanan dan ketangguhan bangsa, dengan berlandaskan ideologi bangsa. Setiap bangsa memiliki pondasi, dan bangsa Indonesia memiliki pondasi yang kuat yaitu Pancasila. Tanpa Pancasila Indonesia bukan hanya kehilangan masa lalu, tapi juga kehilangan masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, S.T mengatakan bahwa kegiatan bahwa sarasehan kebangsaan yang dilaksanakan oleh BPIP dan MPR RI ini sangat strategis, mengingat perubahan geopolitik dunia saat ini, yang perlu disikapi dengan cermat.
"Perubahan geopolitik dunia saat ini, bukan hanya berdampak pada ekonomi dan politik global saja, bahkan di daerah pun akan merasakan dampaknya. Untuk itu perlu suatu strategi yang tepat dalam menghadapi iklim global tersebut,” ucapnya.
Noach juga menyampaikan bahwa melalui forum ini, diharapkan terjadi sinergi antara pusat dan daerah dalam menjaga serta merawat ideologi Pancasila, sebagai pondasi utama menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Melalui sarasehan kebangsaan ini, banyak hal yang kita dapat, khususnya langkah-langkah dalam menghadapi perubahan tersebut, dan Kota MBD akan menyikapi hal ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.










