- Wisuda Unpatti di MBD Perkuat Komitmen Pembangunan SDM Daerah
- TMMD ke-128 Jadi Motor Pembangunan di Wilayah Terpencil MBD
- Sosialisasi Kepmen KP 89/2025, Kawasan Konservasi Wetar Barat Diperkuat
- Menuju Sang Saka Merah Putih, 88 Siswa MBD ikuti Seleksi Paskibraka 2026
- Bupati MBD Harap Usulan Daerah Terakomodasi dalam Musrenbang RKPD 2026
- Pemkab MBD dan Loka POM Perkuat Keamanan Pangan melalui Rapat Lintas Sektor
- Panen Perdana Padi Ladang di Desa Naumatang, Dorong Wetar Utara Jadi Lumbung Pangan MBD
- Bupati MBD Tekankan Dukungan Penuh OPD pada Pemeriksaan BPK RI
- Bupati MBD Hadiri Jalan Salib Jemaat GPM Tiakur, Tegaskan Penguatan Nilai Iman dan Toleransi
- Melalui Paripurna, DPRD MBD Tetapkan Rekomendasi Strategis atas LKPJ 2025
BUPATI MBD BUKA KEGIATAN PELATIHAN PROYEK PERUBAHAN KEMASLOMPA
Tiakur-news.malukubaratdayakab.go.id- Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, S.T membuka Kegiatan Pelatihan Kelompok Masyarakat Pengolah Sampah (Kemaslompa) yang merupakan implementasi dari proyek perubahan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dalma Eoh, SP, Rabu, (2/11/2022) bertempat di halaman Gedung Gereja Teofani, Tiakur.
Baca Lainnya :
- PENYERAHAN BANTUAN PERALATAN PENGELOLAHAN PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL0
- IKUT PKN TKT II, KADIS KOMINFO GELAR FGD PENERAPAN E-OFFICE0
- PEMDA MBD GELAR UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE-94 DENGAN TEMA : BERSATU BANGUN BANGSA 0
- DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN LAKSANAKAN LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT SMP0
- GELAR GERAKAN NASIONAL AKSI GIZI, WABUP : PASTIKAN KESEHATAN REMAJA PUTRI TERBEBAS DARI ANEMIA0
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan kegiatan ini merupakan suatu langkah baru, dimana sampah menjadi masalah di seluruh tempat tidak hanya di Wilayah Maluku Barat Daya. Karena sampah yang diproduksi oleh rumah tangga dan wirausaha ada yang dapat diurai oleh mikroba dan ada yang tidak dapat diurai oleh microba, seperti plastik.
" Hari ini, kita memulai
suatu langkah baru, sampah menjadi persoalan dimana-mana, bukan saja di Maluku
Barat Daya atau kota-kota besar lainnya, selalu saja persoalan utamanya adalah
sampah. Karena sampah yang dihasilkan rumah tangga dan wirausaha secara garis
besar ada yang bisa diurai oleh mikroba dan ada yang tidak dapat diurai oleh
mikroba, seperti plastik dan lain-lain yang tidak dapat diurai oleh mikroba dan
selalu menimbulkan masalah " tutur
Bupati.
Lanjut Bupati, dirinya merasa
bersyukur karena ada upaya untuk mengatasi masalah sampah tersebut melalui
proper Kepala Dinas Lingkungan Hidup, yakni melakukan pelatihan pengolahan sampah.
Menurut Bupati karena apapun yang dilakukan tanpa adanya kesadaran dari kita sendiri sebagai masyarakat maka semuanya akan sia-sia. Secanggih apapun mesin yang kita datangkan untuk mengatasi masalah sampah tersebut tetapi masyarakat tidak merasa perlu mengolah sampah tersebut maka semuanya akan sia-sia.
Bupati berharap agar ilmu yang diberikan tidak hanya sampai pada saat itu saja, tetapi bagi masyarakat yang mengikuti pelatihan pengolahan sampah tersebut dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menghidupi keluarga.
Diakhir sambutannya Bupati mengatakan Pemerintah Daerah mendukung penuh proyek perubahan ini untuk hasil bagi seorang reformer tetapi secara langsung juga bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan kabupaten ini.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, sebagai reformer mangatakan strategi pengelolaan sampah berbasis kelompok masyarakat pengolah sampah (kemaslompa) telah sampai pada tahap keenam yakni pelaksanaan pelatihan. Dengan maksud agar masyarakat yang dilatih dapat memanfaatkan sampah, berupa limbah kantor, tempurung kelapa dan botol plastik agar dapat diolah menjadi produk daur ulang sampah yang bernilai ekonomis.
Pelatihan ini diikuti oleh 45 orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat di Desa Wakarleli dan Kelurahan Tiakur,selama 2 hari dari tanggal 02-03 November 2022. Kalwedo....










